Jangkrik kecil yang ku temui di lorong itu,
berbisik penuh misteri dengan nyayian hati mengoyakn jiwa para penghuni kegelapan
kini malam kian larut dan kelam
angin berhembus berlarian mengisi kekosongan
Hujan rintik basahi segenap penatku saat berjalan
dengan iringan cahya rembulan yang meredup
ku tengadah mencari dimana ia berasal.
di kejauhan dan tempat yang tak terjangkau
kau kudapati mengadu pada rembulan atas duka luka.
Hingga tetes air matamu smakin tutupi pancaran sinarnya
saat pagi berselang,mentari muncul bersama kehangatannya
namun ia juga redup kehilangan sang sinar
aku tetap tengadah kearahmu yang tak pernah sirna
dan kau hanya melambai seakan mempertanyakan salah dan dosaku
karna telah membiarkan hatimu remuk
tersayat ribuan detik tanpa hadirku.
Maafkan aku sayang…….
dunia telah memperdayaiku
cita -cita telah mebuatku lupa akan cintamu
biarkan aku disini menaklukan dunia mengejar cita-cita
agar ku bisa membentang jalan tuk
menemuimu disisi rembulan yang selalu temaram
lalu meredup.
by : isep, Bdg-28-12-2009


02.27
isep
0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan tiggalkan komentar anda dengan bahasa yang baik dan tidak menyinggung..